Sep 23
Kebangkrutan bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat, Lehman Brothers, turut menyeret bank dalam negeri yang mengoleksi surat utang lembaga itu. PT Bank Negara Indonesia Tbk berpotensi merugi. “Potential lost surat utang Lehman Brothers yang BNI miliki hanya US$7,8 juta saja [Rp7,2 miliar]” ujar Dirut BNI Gatot M Suwondo dalam pesan singkatnya di Jakarta, pekan lalu.
Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo, pekan lalu, membantah bank yang dipimpinnya mempunyai exposure pada Lehman Brothers, AIG dan lembaga keuangan AS lainnya. “Saya tegaskan kami tidak punya,” katanya. Dalam paparan publiknya yang disampaikan ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bappepam LK) Bank Mandiri juga menyampaikan hal serupa.
Direktur Treasury dan Internasional Bank Mandiri Thomas Arifin mengatakan pihaknya tidak memiliki exposure pada lembaga keuangan, seperti Lehman Brothers, karena surat utang itu terlalu rumit.
taken from www.bankmandiri.co.id
Share This
Sep 21
NEW YORK, SELASA - Barclays PLC, Selasa (16/9) waktu setempat, setuju untuk membeli divisi perbankan Lehman Brothers, yakni Lehman’s North American senilai 250 juta dollar AS tunai.
Bank asal Inggris itu juga membeli markas Lehman di New York dan dua pusat data di New Jersey senilai 1,5 miliar dollar AS.
Barclays menyatakan akan mengakuisisi operasi Lehman North American, termasuk unit bank investasi, riset, perdagangan, dan penjualan saham. Dengan penjualan itu, sekitar 10.000 karyawan Lehman akan terkena PHK.
Barclays dan Lehman mencapai kesepakatan setelah empat jam pernyataan bangkrut perusahaan investasi terbesar keempat di AS itu dikumandangkan di ruangan pengadilan pailit AS Manhattan. Kesepakatan ini masih memerlukan persetujuan dari pengadilan kepailitan.
Perusahaan induk Lehman Brothers Holdings Inc menyatakan bankrut pada Senin (15/9) waktu setempat setelah tidak bisa mendapatkan pendanaan segar untuk menutup balance sheet-nya.
Sementara itu, eksekutif Lehman masih terus melakukan negosiasi untuk menjual divisi investasinya. Divisi tersebut menurut analis Wall Street bernilai sekitar 10 miliar dollar AS.
Menurut sumber, seperti dikutip AP, Lehman fokus untuk mencoba menjualnya kepada perusahaan saham swasta. "Penjualan tersebut diharapkan pada hari-hari ini," ujar sumber.
Share This
Recent Comments