Kebangkrutan bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat, Lehman Brothers, turut menyeret bank dalam negeri yang mengoleksi surat utang lembaga itu. PT Bank Negara Indonesia Tbk berpotensi merugi. “Potential lost surat utang Lehman Brothers yang BNI miliki hanya US$7,8 juta saja [Rp7,2 miliar]” ujar Dirut BNI Gatot M Suwondo dalam pesan singkatnya di Jakarta, pekan lalu.
Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo, pekan lalu, membantah bank yang dipimpinnya mempunyai exposure pada Lehman Brothers, AIG dan lembaga keuangan AS lainnya. “Saya tegaskan kami tidak punya,” katanya. Dalam paparan publiknya yang disampaikan ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bappepam LK) Bank Mandiri juga menyampaikan hal serupa.
Direktur Treasury dan Internasional Bank Mandiri Thomas Arifin mengatakan pihaknya tidak memiliki exposure pada lembaga keuangan, seperti Lehman Brothers, karena surat utang itu terlalu rumit.
taken from www.bankmandiri.co.id




Recent Comments